Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
♥10 Wasiat Untuk Wanita Sholehah♥
Alhamdulillaah…..
Segala
Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha
Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih
Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa
Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli
Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.
`*•Yaa
Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir
sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam
ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang
yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin
Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi
Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid
radliallahu'anhum...Aamiin ya Rabbal'alamin.
Untuk para istri yang berhasrat menjadi penyejuk hati dan mata suaminya.
Semoga ALLAH memeliharamu dalam naungan kasih sayang dan rahmat-Nya.
berikut kami paparkan wasiat untuk wanita sholehah :
(1)...Takwa
kepada ALLAH dan menjauhi maksiat. Bila engkau ingin kesengsaraan
bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada ALLAH.
Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncang kerajaan.
Oleh karena itu jangan engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat
kepada ALLAH. Wahai hamba ALLAH..! Jagalah ALLAH maka Dia akan menjagamu
beserta keluarga dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan
hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan
menceraiberaikan keutuhannya. Karena itulah,salah seorang wanita
shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya,ia
berkata: Aku mohon ampun kepada ALLAH! itu terjadi karena perbuatan
tanganku (kesalahanku) Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari
berbuat maksiat, khususnya:
Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar.
Duduk di majelis ghibah dan namimah,berbuat riya(lawan dari ikhlas) dan sum’ah(beramal agar didengar orang)
Menjelekkan
dan mengejek orang lain. ALLAH berfirman : ”Wahai orang-orang yang
briman janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena)
boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang
menolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita
lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih
baik dari wanita yang mengolok-olokkan(QS.Al Hujurat: 11).
Keluar
menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa
didampingi mahram.Rasulullah bersabda:''Negeri yang paling dicintai
ALLAH adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci ALLAH
adalah pasar-pasarnya''(HR.Muslim).
Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pambantu dan pendidik-pendidik yang kafir.
Meniru
wanita-wanita kafir. Rasulullah bersabda:''Siapa yang menyerupai suatu
kaum maka ia termasuk golongan mereka (HR. Imam Ahmad dan Abu Daud serta
dishahihkan Al-Albany).Membiarkan suami dalam kemaksiatannya
Berupaya
mengenal dan memahami suami. Hendaknya engkau berupaya memahami
suamimu. Apa–apa yang ia sukai, berusahalah memenuhinya dan apa-apa yang
ia benci, berupayalah untuk menjauhinya dengan catatan selama tidak
dalam perkara maksiat kepada Alloh karena tidak ada ketaatan kepada
makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khaliq (ALLAH AZZA WA JALLA).
(2)...Ketaatan
yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik.Sesungguhnya hak suami
atas istrinya itu besar.Rasulullah bersabda:''Seandainya aku boleh
memerintahkanku seseorang sujud kepada orang lain niscaya aku
perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya''(HR. Imam Ahmad dan
Tirmidzi,dishahihkan oleh Al-Albany).Hak suami yang pertama adalah
ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada ALLAH dan baik dalam
bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Rasulullah bersabda:''Dua
golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang
lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada
suaminya hingga ia kembali''(HR. Thabrani dan Hakim,dishahihkan oleh
Al-Albany).
(3)...Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga
dengan izin ALLAH,jika engkau bertakwa kepada Alloh dan taat kepada
suamimu. Dengan ketaatanmu pada suami dan baiknya pergaulanmu
terhadapnya,engkau akan menjdai sebaik-baik wanita (dengan izin ALLAH).
(4)...Bersikap
qanaah (merasa cukup). Kami menginginkan wanita muslimah ridha dengan
apa yang diberikan untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka
janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu
yang tidak perlu. Renungkanlah wahai saudariku muslimah, adabnya wanita
salaf radhiAllohu anhunna. Salah seorang dari mereka bila suaminya
hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya. Apakah itu??
Ia berkata pada suaminya: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari
penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun
kami tidak bisa bersabar dari api neraka”
(5)...Baik dalam
mengatur urusan rumah tangga, seperti mendidik anak-anak dan tidak
menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya
dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya.Termasuk pengaturan yang
baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan
baik),maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat
kecantikan.
(6)...Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan
kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling
dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya,
bersikap lembut,menunjukkan rasa hormat,bersabar atas kekeliruannya dan
engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada
ALLAH semampumu.
(7)...Menyertai suami dalam perasaannya dan
turut merasakan duka cita dan kesedihannya. Jika engkau ingin hidup
dalam hati suamimu, maka sertailah ia dalam duka cita dan kesedihannya.
Renungkanlah wahai saudariku kedudukan Ummul Mukminin,Khadijah
radhiAllohu’anha, dalam hati Rasulullah walaupun ia telah meninggal
dunia.. Kecintaan beliau kepada Khadijah tetap bersemi sepanjang hidup
beliau, kenangan bersama Khadijah tidak terkikis oleh panjangnya masa.
Bahkan terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam
ujian,kesulitan dan musibah yang dihadapi.Seorangpun tidak akan lupa
perkataannya yang masyur sehingga menjadikan Rasulullah merasakan
ketenangan setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati
ketika turun wahyu pada kali pertama: Demi ALLAH,ALLAH tidak akan
menghinakanmu selamanya.Karena sungguh engkau menyambung
silaturahmi,menanggung orang lemah,menutup kebutuhan orang yang tidak
punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran''(HR.Mutafaq
alaihi,Bukhari dan Muslim).
(8)...Bersyukur (berterima kasih)
kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaannya. Wahai
istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat kau tunjukkan
dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya,
hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya.
Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat
menyegarkan kembali cintamu di hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan
kekurangannya dalam menunaikan hak-hakmu dengan membandingkan lautan
keutamaan dan kebaikannya kepadamu.
(9)...Menyimpan rahasia suami
dan menutupi kekurangannya (aibnya). Istri adalah tempat rahasia suami
dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya.
Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan
oleh siapapun, maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi.
Saudariku, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan
engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’i seperti mengadukan
perbuatan dzalim kepada Hakim atau Mufti atau orang yang engkau
harapkan nasehatnya.
(10)...Kecerdasan dan kecerdikan serta
berhati-hati dari kesalahan. Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri
menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang
dikenalnya kepada suaminya. Padahal Rasulullah telah melarang hal itu
dalam sabdanya: Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu
mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya
melihatnya (HR. Bukhari dalam An-Nikah)
♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥
Sebuah renungan untukku,untukmu,untuk kita semua.Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...
Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah
Hak
cipta adalah milik Allah Azza Wa Jalla semata.Ilmu adalah amanat Allah
yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami
miliki...
Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta
sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi
satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang
bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
(Sebelum Engkau Halal BagiKu)
♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥
Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,
Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah
Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,
Wa'alaikum Salam Warahmatullahi Wabarakatuh